Selasa, 17 Januari 2012

CIKAL

CIKAL

D A  G  A  D

Kerbau di kepalaku ada yang suci 
Kerbau di kepalamu senang bekerja 
Kerbau di sini teman petani
Ular di negara maju menjadi sampah nuklir 
Ular di dalam buku menjadi hiasan tatoo 
Ular di sini memakan tikus
Kerbauku kerbau petani 
Ularku ular sanca 
Kerbauku teman petani 
Ularku memakan tikus 

Kerbauku besar, kerbauku seram 
Tetapi ia bukan pemalas 
Hidupnya sederhana, hmm… hmm…
Sancaku besar, sancaku seram
Mengganti kulit luar sarang, makan dan bertapa 
Hidupnya sederhana 
Ularku ular sanca 
Kerbauku kerbau petani 
Ularku memakan tikus 
Kerbauku teman petani 

Walau kerbauku bukan harimau 
Tetapi ia bisa seperti harimau 
Kerbauku tetap kerbau 
Kerbau petani yang senang bekerja 
Sancaku melilitnya 
Kerbauku tidak terganggu 
Karena sancaku dan kerbau temannya petani 

Lalu dimana anak-anak sang tikus

Bayi, bayi, bayi, murni dan kosong 
Bayi, bayi, bayi, bayi ya bayi 

Kalau kita sedang tidur dan tiba-tiba saja kita terbangun 
Karena lubang hidung kita terkena kumis harimau
Mungkin kita akan lari, ya lari, tetapi bayiku tidak
Bukan karena bayiku belum bisa berlari 
Aku percaya, aku percaya 
Bayiku tidak akan pernah berpikir bahwa harimau itu jahat 
Bayiku menarik-narik kumis dan memukul-mukul mulut harimau
Harimau malah memberikan bayiku mainan 
Bayiku menjadi bayi harimau
Bayi harimau anak petani 
Seperti sanca melilit kerbau 
Ia ada di gorong-gorong kota
Lantas apa agamanya? 
REF 1:
Kerbauku kerbau petani Ularku ular sanca 
Bayiku murni dan kosong 
Ia ada di gorong-gorong kota 
REF 2: 
Kerbauku kerbau petani 
Ularku ular sanca 
Bayiku bayi harimau
Ia ada di gorong-gorong kota
Bayi, bayi, bayi, murni dan kosong 
Bayi, bayi, bayi, bayi harimau 
Bayi, bayi, bayi, yang berkalung sanca 
Bayi, bayi, bayi, yang disusui kerbau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar